Bagikan ke

16 November 2022

Wajib Tahu ! Tips Sukses Kembangkan Bisnis Start Up

Berita Perusahaan | Bisnis

Start up merupakan perusahaan yang baru dirintis. Untuk memulai dan menjalankan sebuah perusahaan Anda harus memahami tiga hal penting yaitu produk, modal, dan pemasaran. Ketiga hal tersebut berkaitan satu sama lain untuk meningkatkan bisnis secara berkelanjutan. Namun ketiga hal ini juga dapat menghambat perkembangan bisnis jika Anda tidak dapat mengelolanya dengan baik. 

Untuk mengatasi hal tersebut Anda harus menggunakan strategi growth hacking. Apa sih growth hacking? Growth hacking adalah teknik marketing yang digunakan oleh perusahaan start up yang berbasis teknologi, kreativitas, dan metrik sosial dalam menjual suatu produk. Strategi ini dapat berhasil jika Anda melakukan tahap-tahap growth hacking dengan benar. 

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana tahap-tahap growth hacking dan penerapannya dalam bisnis start up. Mari kita simak ulasannya dibawah ini!

Baca juga : 5 Rahasia Meraih Keuntungan Bisnis

 

Tahap-tahap Growth Hacking

Walaupun strategi Growth Hacking disebut sebagai strategi yang efektif dalam membangun bisnis, Anda membutuhkan 5 tahapan agar strategi tersebut berjalan dengan sukses. Berikut 5 tahap-tahap Growth Hacking : 

  1. Acquisition

Tahap yang pertama yaitu Acquisition. Acquisition adalah titik awal antara brand, website atau produk Anda dengan pelanggan. Dari langkah ini Anda akan mengetahui pelanggan tertarik dengan postingan Anda atau tidak.

Tahap selanjutnya dari acquisition ialah meraih engage yang besar di website Anda, contohnya berlangganan blog atau memulai trial. Untuk memudahkan melihat pola pengunjung pada website, Anda dapat menggunakan program heatmap. 

  1. Activation

Tahap selanjutnya adalah activation yang mana orang-orang telah menggunakan produk atau layanan Anda. Meraih followers dan subscribers adalah bagian dari acquisition. Namun, tahap activation berguna untuk mengubah followers dan subscribers menjadi pelanggan. 

Untuk memulai langkah ini Anda dapat mengirimkan pesan melalui email atau menggunakan Whatsapp Blast agar pengunjung ingat tentang produk dan layanan yang ditawarkan. Dari langkah ini, pelanggan akan melihat value produk atau layanan Anda untuk menetapkan pilihan mereka. Maka dari itu, buatlah pesan semenarik mungkin agar pelanggan memiliki rasa ingin tahu yang kuat dan ingin mencoba produk atau layanan Anda. 

  1. Retention

Tahap berikutnya adalah retention. Jika tahap activation menjadikan pengunjung menjadi pelanggan. Maka pada tahap ini pelanggan akan dijadikan sebagai regular customer. Pada tahap ini, Anda berfokus untuk memastikan pelanggan akan kembali menggunakan produk atau layanan Anda selanjutnya.

Sehingga Anda harus memberikan kesan pertama yang baik terhadap pelanggan agar mereka ingin datang kembali. Selain itu, kualitas produk dan layanan juga perlu diperhatikan.

  1. Referral

Selanjutnya adalah tahap referral. Tahap ini berguna untuk meningkatkan awareness. Anda dapat menggunakan teknik Word of mouth, teknik ini merupakan strategi marketing terbaik untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan. Word of mouth adalah seorang pelanggan memberikan referensi suatu produk atau layanan kepada orang sekitarnya. 

Mayoritas orang akan lebih percaya produk atau layanan tersebut bagus jika direkomendasikan oleh teman ataupun keluarganya yang pernah menggunakan produk tersebut. Untuk meningkatkan traffic website dan jumlah customer, Anda dapat memberikan penawaran kode diskon dan mengundang teman untuk mencoba produk atau layanan bisnis Anda. Selain itu, Anda dapat membagikannya ke social media

  1. Revenue

Langkah terakhir dari growth hacking adalah revenue. Sebuah bisnis tentu bertujuan untuk memperoleh sebuah revenue. Revenue adalah hasil dari kegiatan operasional utama sebuah bisnis. 

Tahap-tahap growth hacking di atas harus selalu dianalisa dan diuji agar mendapatkan hasil terbaik. Dengan strategi yang tepat, maka bisnis Anda akan mencapai puncak kesuksesan. 

 

Penerapan Strategi Growth Hacking dalam Bisnis Start up
 

  1. Mengidentifikasi Audiens

Untuk Anda pebisnis start up baru sebelum melakukan perluasan pasar sebaiknya Anda mengidentifikasi audiens yang dituju. Sesuaikan produk yang Anda tawarkan dengan audiens yang cocok dengan penawaran tersebut. Hal ini penting dilakukan agar mudah menentukan sasaran untuk produk jualan Anda. 

  1. Menetapkan Tujuan dan Sasaran 

Hal selanjutnya yang dapat Anda lakukan untuk mengembangkan bisnis start up adalah dengan menetapkan tujuan dan sasaran. Sasaran yang tepat akan membuat perusahaan berkembang dengan pesat. Sebagai pebisnis start up, Anda harus rutin menganalisa pelanggan sedetail mungkin. Hal ini akan membantu untuk menemukan masalah yang dapat muncul dan solusinya. 

Tujuan yang tepat merupakan tiang perusahaan. Tanpa adanya tujuan yang jelas akan membuat perusahaan start up Anda tidak bertahan lama. 

  1. Menciptakan Kultur Perusahaan

Sebagai perusahaan baru, budaya perusahaan merupakan hal yang penting. Adanya budaya perusahaan akan memudahkan dalam koordinasi antara individu satu dan lainnya, karena setiap pegawai menganut nilai yang sama. 

Jika start up Anda belum memiliki budaya, maka mulai pikirkan untuk menciptakan budaya perusahaan ya! 

  1. Produk Merupakan Kebutuhan Pasar 

Pastikan produk atau layanan Anda dibutuhkan di pasaran dan memiliki kualitas yang tinggi. Ketika ingin mengeluarkan produk terbaru Anda harus melakukan survey dan menyebarkannya terlebih dahulu agar tidak rugi ketika proses produksi. 

  1. Memanfaatkan E-mail Marketing

Selanjutnya langkah yang Anda lakukan adalah memanfaatkan e-mail marketing. Tentu Anda tidak asing dengan opt-in yang ada di website, bukan? Anda dapat memasang opt-in untuk mengumpulkan subscribers, tools exit-intent dapat mendeteksi ketika seseorang meninggalkan website dan akan muncul pop-up sebelum mereka meninggalkan website tersebut. Hal ini berguna untuk mendapatkan perhatian dari audiens dan meningkatkan kemungkinan mereka memasukan email ke email list. 

  1. Membuat Video Marketing

Untuk meningkatkan bisnis start up Anda juga harus membuat konten-konten menarik yang mencerminkan perusahaan dan produk layanan Anda. Video konten yang tepat dan menarik akan meningkatkan conversion rate. Anda dapat membagikannya di platform media sosial dalam bentuk komik, infografis, diagram ataupun video.

Buatlah konten Anda semenarik mungkin atau bahkan hingga viral. Karena mendapatkan banyak followers saat ini akan mudah jika konten Anda viral di media sosial, sehingga banyak dibicarakan oleh banyak orang. Hal ini akan meningkatkan brand awareness perusahaan Anda. Tapi perlu diingat, buatlah konten viral yang bersifat positif agar nama perusahaan kamu tetap terjaga baik.

Baca juga : Cegah Risiko dan Kerugian, Lindungi Aset Bisnis Anda dengan Asuransi

 

Bagaimana menurut Anda strategi dan langkah-langkah di atas? Apakah Anda sudah siap untuk membangun bisnis start up? Tentu, membangun dan mengembangkan bisnis tidak semudah yang kita pikirkan terutama start up. Dunia start up di Indonesia sudah menjadi suatu trend beberapa tahun ini. Berbagai kisah sukses dan cara mengembangkan start up menjadi salah satu pemicu munculnya start up baru. Jika Anda sudah menentukan akan membangun bisnis start up, mulailah melakukan survey lokasi kantor yang strategis dan tepat. Selain itu, Anda dapat menjadikan ruko sebagai solusi tepat untuk kantor Anda karena harga yang lebih terjangkau.

Jika Anda sudah memiliki kantor, jangan lupa untuk melindunginya. Raksa hadir untuk memberikan perlindungan eksklusif dan terbaik untuk melindungi kantor Anda. Meskipun risiko dan kerugian belum tentu menimpa, dengan bantuan perlindungan Raksa StoreCare Insurance dan Raksa Fire Insurance maka Anda sudah selangkah lebih maju dalam melindungi dan menyayangi perusahaan Anda. Dapatkan berbagai penawaran menarik dengan fasilitas dan layanan yang profesional. Info lebih lanjut, Anda dapat menghubungi marketing kami via Whatsapp di 0857 76 600 600.

Tunggu apa lagi? Beli Asuransi sekarang juga dan lihatlah bagaimana layanan Raksa memberikan Anda kemudahan.

 

RaksaOnline.com Anytime Anywhere With Our Smile.

 

Artikel Terkait

Awal Menikah Sudah Beli Asuransi Rumah, Terlalu Awal Gak Sih?

Selengkapnya