Bagikan ke

16 November 2022

Mobil Mogok di Jalan Tol? Jangan Panik, Berikut Aturan Berhenti yang Harus Diketahui

Berita Perusahaan | Otomotif

Mobil mogok di jalan tol merupakan musibah yang tidak dapat dihindari. Berbagai macam hal seperti kerusakan mesin atau kehabisan bensin dapat menjadi penyebab dari peristiwa ini terjadi. Wajar jika rasa panik muncul, pasalnya berbeda dengan kondisi jalan pada umumnya, Anda akan kesulitan untuk meminta pertolongan di jalan tol. Kendaraan yang melintas juga memiliki kecepatan di atas rata-rata 60 km/jam, tentu akan sangat berbahaya apabila kendaraan lain menabrak Anda dari belakang akibat mobil Anda yang mogok secara mendadak. Agar Anda tidak panik dalam mengatasi hal tersebut, ketahuilah bahwa ada beberapa aturan berhenti di jalan tol yang harus Anda ketahui, berikut penjelasannya.

Baca juga: Suka Mual Saat Naik Mobil? Apa Penyebabnya?

  1. Pindahkan Mobil ke Bahu Jalan

Aturan berhenti di jalan tol yang pertama adalah segera pindahkan mobil Anda ke bahu jalan dengan hati-hati. Lebih baik Anda keluar terlebih dahulu dari mobil untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain bahwa mobil Anda sedang mogok. Hal tersebut penting agar Anda lebih aman saat sedang memindahkan mobil Anda ke bahu jalan sehingga tidak mengganggu pengendara lain yang sedang melintas.

  1. Nyalakan Lampu Hazard

Setelah memindahkan mobil ke bahu jalan, penting untuk menyalakan lampu hazard mobil Anda sebagai tanda atau sinyal kepada pengendara lain untuk berhati-hati. Lampu hazard juga memiliki fungsi untuk memberitahukan posisi Anda kepada pengendara lain bahwa Anda sedang membutuhkan pertolongan karena berada di kondisi darurat.

  1. Pasang Tanda Segitiga Pengaman

Tanda segitiga pengaman merupakan tanda darurat yang berfungsi untuk memberikan jarak aman mobil Anda dengan mobil pengendara lainnya. Tanda segitiga pengaman ini dapat Anda pasang pada jarak 5 meter atau 10 meter jauhnya dari mobil Anda agar pengendara yang melintas dapat mengetahui posisi pemberhentian Anda.

  1. Cari Penyebab Mesin Mobil Mati

Mobil mogok di jalan tol dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. Segera periksa kondisi mesin mobil Anda untuk mengetahui kerusakan mesin dapat diperbaiki atau tidak. Jangan lupa untuk meminta keluarga atau penumpang mobil Anda untuk segera turun dari mobil saat Anda sedang mengecek kondisi mesin. Hal ini karena Anda belum mengetahui dengan pasti penyebab mobil mogok terjadi. Jangan sampai korsleting mesin menimbulkan kebakaran mobil yang akhirnya dapat merenggut nyawa keluarga, penumpang, atau bahkan diri Anda sendiri.

  1. Hubungi Pihak Tol untuk Membantu

Jika Anda tidak dapat mengatasi permasalahan mobil Anda secara mandiri, segera hubungi pihak tol untuk membantu membawa mobil Anda ke tempat yang lebih aman. Jasa derek resmi dari Jasa Marga dapat Anda hubungi secara gratis, dan membawa mobil Anda ke gerbang tol terdekat sehingga Anda dapat dengan mudah untuk segera membawa mobil Anda ke bengkel untuk perbaikan.

Baca juga: Kapan Sebaiknya Servis Mobil Dilakukan?

 

Itulah 5 aturan berhenti di jalan tol yang harus Anda ketahui agar Anda tidak panik saat mobil Anda mogok di jalan tol. Usahakanlah untuk selalu memeriksa kondisi mobil Anda terlebih dahulu apabila ingin bepergian jauh melewati jalan tol agar peristiwa mobil mogok di jalan tol tidak terjadi pada Anda. Jangan lupa untuk melengkapi keamanan dan kenyaman Anda saat mengemudi dengan asuransi mobil terbaik dari Asuransi Raksa. Layanan derek Raksa akan siap membantu mengatasi permasalahan mobil mogok yang Anda alami dengan cepat dan mudah.

Asuransi Raksa memberikan kemudahan bagi Anda dengan produk Raksa Autocare Insurance. Ditambah dengan kemudahan pembelian asuransi kendaraan melalui www.raksaonline.com, Anda dapat melakukan perhitungan simulasi asuransi mobil di website kami sehingga Anda dapat mengetahui premi asuransi mobil Anda secara langsung. Berbagai kemudahan lain seperti layanan hotline service 24, layanan derek, serta REQS juga dapat Anda akses dimanapun Anda berada. Info lebih lanjut hubungi marketing kami via Whatsapp di 0857 76 600 600.

Artikel Terkait