Bagikan ke

16 November 2022

Mengapa Mesin Mobil Harus Dimatikan Saat Pengisian Bahan Bakar?

Berita Perusahaan | Otomotif

Anda pasti sudah tahu jika Anda mengisi bensin, ada peraturan bahwa mesin mobil harus dimatikan. Tapi, apakah Anda tahu alasan dibalik peraturan tersebut? Meski sudah menjadi peraturan baku di semua SPBU di Indonesia, tetap saja ada pengendara yang melanggar. Untuk itu Anda perlu tahu beberapa alasan mengapa peraturan mematikan mesin mobil diberlakukan saat pengisian bensin. Yuk simak artikel berikut! 

1. Banyak Aliran Listrik

Saat mobil menyala, di dalam kendaraan banyak mengandung aliran listrik. Mulai dari aliran listrik ke coil, sampai aliran listrik yang melewati kabel busi. Sedangkan saat pengisian bahan bakar berpotensi menimbulkan percikan api. Sehingga hal tersebut bisa berbahaya dan dapat memicu terjadinya kebakaran pada kendaraan dan area di sekitar SPBU.

2. Berpotensi Terjadi Listrik Statis

Dilansir dari Viva.co.id kecenderungan terjadinya listrik statis dari belt yang berputar sangat berbahaya, apalagi jika ditambah dengan adanya kebocoran dari kabel, serta bunga api dari knalpot.

Hal tersebut juga menjadi alasan adanya pelarangan penggunaan handphone saat sedang mengisi bensin. Karena aliran listrik statis juga bisa muncul saat handphone digunakan terlebih saat menelepon. Chargeran handphone dan lighter yang berada di dalam mobil pun bisa memicu terjadinya kebakaran saat pengisian bahan bakar. 

Di mobil bermesin bensin, pembakaran bisa terjadi karena busi yang memicu campuran bahan bakar dengan udara. Sementara pada mesin diesel pembakaran terjadi akibat adanya semprotan bahan bakar ke suhu udara tinggi yang terkompresi. Bensin memang lebih cepat terbakar daripada diesel. 

3. Berbahaya untuk Sepeda Motor

Tidak hanya untuk mobil, peraturan mematikan mesin saat pengisian bahan bakar juga berlaku untuk sepeda motor. Jika pada sepeda motor tersebut ada kabel yang mengelupas di bagian mesin, sementara posisi kontak masih on, baik mesin dalam kondisi hidup atau mati, arus listrik akan mengaliri seluruh wiring kendaraan. Maka saat pengisian bahan bakar tanpa adanya pelindung, uap bensin yang terdapat di SPBU berpotensi memicu percikan api di bagian kabel yang mengelupas. Akibatnya bisa menimbulkan hal yang berbahaya yaitu ledakan dan juga kebakaran.

 Matikan mesin mobil saat pengisian bahan bakar

Nah, sekarang sudah tahu kan mengapa kita harus mematikan mesin saat pengisian bahan bakar? Meskipun sudah banyak kejadian dan kecelakaan yang terjadi saat pengisian bahan bakar, masih ada saja pengendara, khususnya pengendara mobil yang mengisi bensin dalam keadaan mobil menyala. Tetap selalu waspada dan patuhi peraturan yang berlaku, karena bahaya mengintai kita dimana saja dan kapan saja. Perlu diperhatikan bahwa SPBU juga memiliki aturan mengenai larangan merokok,  menggunakan handphone, dan menyalakan kamera saat sedang berada di area SPBU. Hal ini dikarenakan, sinyal ponsel yang aktif dapat melepaskan energi yang kemudian dapat memicu terjadinya percikan api. Jadi jangan dianggap sepele ya, karena selain merugikan dan membahayakan diri sendiri, kebakaran dan ledakan di area SPBU dapat membahayakan kondisi orang lain yang berada di sekitar Anda saat mengisi bahan bakar.

Untuk menghindari segala risiko yang terjadi gunakan cara termudah untuk penutupan asuransi mobil Anda secara online melalui www.raksaonline.com. Dapatkan berbagai tawaran promo menarik yang tentunya akan membantu Anda dalam memberikan perlindungan terbaik untuk mobil kesayangan Anda. Untuk pertanyaan lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami via Whatsapp 0857 76 600 600.

Artikel Terkait