Bagikan ke

16 November 2022

Catat! Cara Sukses Mulai Bisnis Kuliner

Berita Perusahaan | Bisnis

Bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang mudah, jika kamu mengerti cara dan strategi yang tepat dalam mengelolanya. Menjadi seorang pengusaha kuliner memang mempunyai keuntungan tersendiri, karena makanan merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang yang harus dipenuhi setiap hari untuk kelangsungan hidup. 

Setiap orang memiliki keinginan untuk terjun langsung ke dalam bisnis tersebut, baik dari usaha kuliner pinggir jalan hingga restoran besar. Bisnis ini memiliki potensi dan peluang pasar yang besar untuk berkembang dari waktu ke waktu. Meskipun bisnis ini menjanjikan kemungkinan bisnis kuliner ini untuk gagal juga tinggi. Hal ini terjadi karena persaingan yang ketat antara bisnis kuliner lain. 

Agar Anda tidak mengikuti jejak mereka yang gagal, sebaiknya Anda melakukan persiapan yang matang untuk memulai bisnis kuliner. Artikel ini akan memaparkan dengan jelas tips memulai bisnis kuliner agar menjadi ladang cuan yang tepat. 

Baca juga : 5 Tips Penting Agar Bisnis Kuliner Anda Tidak Bangkrut

Cara Memulai Bisnis Kuliner

 

  1. Buat Business Plan

Cara awal yang harus Anda lakukan sebelum menjalankan usaha kuliner adalah membuat business plan. Karena business plan akan membantu Anda untuk mengidentifikasi tujuan bisnis kedepannya. Selain itu, business plan dapat dijadikan acuan untuk diberikan kepada investor untuk kerjasama.  Untuk membuat business plan Anda harus menentukan hal berikut :

  • Branding
  • Identitas Brand
  • Audience
  • Jenis kuliner
  • Sistem operasional 
  • Lokasi

Unsur-unsur di atas harus Anda pikirkan sebelum memulai bisnis agar bisnis dapat lebih terstruktur. Target pasar Anda harus sesuai dengan jenis kuliner yang akan Anda buat. Selanjutnya, Anda harus menentukan logo brand yang akan ditampilkan. Logo brand merupakan hal penting untuk membangun awareness pada bisnis kuliner Anda. Logo brand yang unik akan melekat di pikiran pelanggan. 

Setelah menentukan logo brand, Anda harus memikirkan strategi branding yang tepat untuk menarik perhatian konsumen. Anda dapat melakukan branding secara online melalui media sosial atau offline sekaligus. 

  1. Melakukan Riset Kompetitor

Cara memulai usaha kuliner yang kedua adalah melakukan riset kompetitor. Cara yang dapat Anda gunakan adalah mencari tahu kelebihan dan kekurangan dari kompetitor. Sehingga Anda dapat menemukan celah yang tepat agar dapat bersaing dengan semua kompetitor. 

Dalam dunia bisnis, tentu Anda akan terus bersaing secara sehat dengan puluhan bahkan ratusan kompetitor di luar sana untuk menjadi bisnis terbaik di mata konsumen. Setelah melakukan riset, ciptakan lah ciri khas tersendiri pada bisnis Anda agar terlihat berbeda dengan para kompetitor Anda.

  1. Mencari Lokasi yang Strategis

Setelah melakukan riset kompetitor, Anda dapat mencari lokasi usaha yang strategis. Pastikan lokasi yang Anda pilih adalah lokasi yang dapat diakses dan ramai. Selain itu, pertimbangkan peta persaingan bisnis di lokasi yang akan Anda pilih. 

Jangan membuka bisnis kuliner di dekat brand ternama yang sejenis, hal ini akan membuat Anda kesulitan untuk menarik konsumen yang lebih memilih brand yang sudah terkenal. 

  1. Menentukan Strategi Promosi 

Cara selanjutnya yang tidak kalah penting adalah menentukan strategi promosi yang tepat. Salah satu strategi promosi yang tepat sasaran dan efektif untuk dilakukan dalam bisnis kuliner adalah promosi Word of Mouth. Agar strategi promosi ini dapat berkembang, Anda harus menciptakan kesan tersendiri terhadap menu yang disajikan kepada konsumen. Apabila konsumen puas dengan menu Anda, tentu mereka akan datang kembali dan merekomendasikan makanan Anda ke orang lain. 

Selain Word of Mouth, Anda dapat memasarkan bisnis melalui media sosial, seperti Instagram, Twitter, Facebook, dan media lainnya.  Promosi melalui media sosial adalah hal yang efisien dan efektif untuk sebuah bisnis yang baru saja dibangun. Selain tidak memerlukan biaya yang mahal, media sosial menjadi wadah untuk Anda dapat berinteraksi dengan konsumen. 

  1. Mengelola Keuangan dengan Tepat

Cara yang harus kamu perhatikan selanjutnya adalah mengelola keuangan dengan tepat. Aspek finansial merupakan nyawa bagi semua bisnis. Oleh sebab itu, sebuah bisnis akan berjalan lancar apabila finansial dapat dikelola dengan baik.  

Jika modal awal Anda kurang, Anda dapat mengajukan pinjaman kepada orang terdekat ataupun lembaga keuangan. Selain itu, Anda dapat mengajukan dana kepada investor melalui business plan yang telah Anda buat sebelumnya. 

Apabila bisnis Anda telah meraup pendapatan yang besar, sebaiknya kembalikan terlebih dahulu uang yang telah Anda pinjam agar terhindar dari hutang. 

  1. Mencari Supplier yang Tepat

Cara selanjutnya adalah mencari supplier yang tepat. Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat mencari supplier yang tepat. Anda dapat mencari supplier yang menjual bahan baku berkualitas, namun dengan harga miring. Bahan baku berkualitas akan menghasilkan makanan yang terjamin enak. 

  1. Menentukan Harga

Selanjutnya, tentukanlah harga yang tepat untuk bisnis Anda. Lakukan riset pasar agar harga yang Anda cantumkan di menu tidak kemahalan ataupun kemurahan. Sebagai contoh, untuk menentukan harga menu burger yang akan dijual, sebaiknya Anda melakukan riset harga burger yang dijual di pasaran. Dengan begitu, Anda dapat menentukan harga yang kompetitif. 

Selain itu, untuk menentukan harga Anda harus menghitung dari harga modal. Agar dapat mengetahui berapa persen keuntungan dari pengeluaran yang dikeluarkan untuk membeli bahan baku.

  1. Membuat SOP 

Membuat Prosedur Operasi Standar merupakan salah satu hal penting untuk memulai bisnis kuliner. SOP ini akan membantu bisnis kuliner menjadi efektif dan konsisten. SOP harus sederhana, singkat dan mudah dipahami. SOP harus menjelaskan langkah-langkah dengan detail untuk meminimalisir kesalahan pegawai dalam mengeksekusi tugas. 

Dalam bisnis kuliner, Anda dapat membuat beberapa SOP untuk melayani pelanggan, untuk menyajikan makanan, untuk membuka toko, untuk menutup toko dan sebagainya. Pastikan sebelum merekrut karyawan Anda sudah membuat SOP. Dengan begitu, Anda dapat menentukan berapa pegawai yang akan dibutuhkan dan apa saja tugasnya. 

  1. Merekrut Karyawan

Langkah selanjutnya adalah dengan merekrut karyawan. Jika bisnis Anda baru berkembang, sebaiknya tidak perlu merekrut banyak karyawan agar pengeluaran Anda tetap seimbang dengan pendapatan. 

Dengan merekrut karyawan akan membuat operasional bisnis menjadi lebih efektif dan efisien. Namun, sebelum merekrut karyawan Anda harus memperhatikan beberapa hal yaitu, menentukan posisi yang diperlukan, menjabarkan tugas tiap posisi dan syaratnya dan lakukan training untuk karyawan baru. 

  1. Melakukan Kontrol dan Monitoring 

Hal terakhir yang Anda perhatikan saat memulai bisnis kuliner adalah melakukan kontrol dan monitoring secara rutin. Beberapa aspeknya seperti ketersediaan bahan baku, peralatan dan penyajian kepada konsumen. Hal ini untuk memastikan pelayanan dan produk yang Anda tawarkan kepada konsumen berkualitas dan tepat. 

Baca juga : Tingkatkan Omset, Berikut 5 Langkah Memperluas Pasar Bisnis

 

Itulah 10 cara penting untuk memulai bisnis kuliner Anda tetap dapat bertahan di tengah persaingan bisnis yang ketat. Selain tips di atas, penting untuk memberikan perlindungan bagi aset bisnis Anda agar terhindar dari segala risiko banjir dan kebakaran. 

Dengan produk unggulan Asuransi Raksa, Anda dapat melindungi aset berharga Anda. Ditambah dengan kemudahan pembelian asuransi melalui www.raksaonline.com dan berbagai kemudahan lain seperti layanan hotline service 24 Jam dan Raksa Online APP. Info lebih lanjut hubungi marketing kami via Whatsapp di 0857 76 600 600.

Ragu berasuransi di Raksa? Yuk cobain dulu layanan terbaiknya.

RaksaOnline.com Anytime Anywhere With Our Smile.

PT Asuransi Raksa Pratikara telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan