Bagikan ke

26 September 2022

BBM Kembali Naik, Ini Perubahan Harga BBM dari Tahun ke Tahun

Berita Perusahaan | Otomotif

Kenaikan BBM bukanlah hal yang baru bagi masyarakat Indonesia. Kenaikan hingga penurunan harga BBM telah memiliki perjalanan yang cukup panjang dari masa ke masa. Kebijakan kenaikan BBM ini terjadi seiring dengan perubahan harga energi global. Pada sabtu (3/9) lalu, pemerintah telah meresmikan menaikkan harga BBM. Saat ini Pertalite dihargai sebesar Rp10.000 yang sebelumnya dibanderol dengan harga Rp7.650 per liter. Selanjutnya, solar subsidi juga mengalami kenaikan sebesar Rp6.800 per liter dari Rp5.150 per liter. Kenaikan tidak hanya terjadi pada BBM subsidi, pertamax sebagai bahan bakar non-subsidi juga mengalami kenaikan Rp14.500 per liter yang semula Rp12.500 per liter. 

Kebijakan kenaikan harga BBM ini tidak hanya terjadi pada tahun ini saja, berikut merupakan sejarah kenaikan harga BBM dari masa ke masa. 

Baca juga : Mengapa Mesin Mobil Harus Dimatikan Saat Pengisian Bahan Bakar?

 

1. Tahun 1990-1998

Selama tahun 1990-1998, BBM mengalami kenaikan sebanyak tiga kali. Pada tahun 1991 kenaikan harga premium yang pertama mencapai Rp550 per liter yang awalnya Rp150 per liter dan untuk solar Rp300 per liter.  Kenaikan kedua terjadi pada tahun 1993, premium kembali naik hingga dibanderol Rp700 per liter dan harga solar melejit di angka Rp380 per liter. Tidak sampai disitu saja, perubahan harga BBM terus membengkak karena terjadi krisis moneter di tahun 1998. Harga premium meningkat pesat menjadi Rp1.200 per liter dan solar Rp600 per liter. 

Namun, pada akhir tahun 1998 harga BBM mengalami penyusutan sebesar Rp200 rupiah sehingga harga BBM pada tahun itu menjadi Rp1.000 per liter. 

2. Tahun 1999-2001 

Pada masa ini, kenaikan BBM terjadi dua kali dan penurunan terjadi satu kali. Pada akhir tahun 1999, BBM kembali dipangkas menjadi Rp600 per liter. Setelahnya, pada tahun 2000 harga BBM kembali melambung hingga Rp1.150 per liter. Kemudian, di tahun 2001 harga BBM kembali meningkat menjadi Rp1.450 per liter.  

3. Tahun 2002-2004 

Selama tiga tahun ini, kenaikan BBM terjadi sebanyak 2 kali. Awal kenaikan terjadi pada tahun 2022 dari Rp1.450 naik menjadi Rp1.550 per liter. Pada tahun berikutnya, kenaikan BBM kembali terjadi di Januari 2003 hingga menjadi Rp1.810 per liter. 

Penyebab harga BBM melonjak tinggi karena terjadi kenaikan minyak dunia sebesar 108,3% dari 24 US dolar per barel di tahun 2001 menjadi 50 US dolar per barel di tahun 2004. 

4. Tahun 2005-2014

Dari tahun 2005 hingga 2014 harga BBM mengalami kenaikan dan penurunan masing-masing sebanyak tiga kali. Di awal tahun 2005 harga BBM naik menjadi Rp2.400 per liter. Pada tahun yang sama, harga BBM kembali naik menjadi Rp4.500 per liter. Sama seperti di tahun sebelumnya, kenaikan harga BBM ini dipicu dari kenaikan harga minyak dunia. 

Pada tahun 2008, harga BBM melambung naik menjadi Rp6.000 per liter. Hal ini disebabkan oleh krisis ekonomi global sehingga harga minyak dunia kembali memuncak. 

Namun, tahun berikutnya BBM terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Di tahun 2009, harga BBM turun menjadi Rp5.500. Tidak lama setelah itu, pemerintah kembali menurunkan harga minyak menjadi Rp5.000 dan tahun 2009 harga minyak dunia kembali stabil sehingga harga BBM diturunkan menjadi Rp4.500 per liter.

5. Tahun 2014-2022

Selama delapan tahun ini harga BBM di Indonesia mengalami penurunan dan kenaikan yang tidak stabil.  Pada tahun 2014, premium mengalami kenaikan menjadi Rp8.500 dan solar Rp7.500. Selanjutnya di Januari tahun 2015, harga premium mengalami penurunan menjadi Rp7.600 sedangkan harga solar menjadi Rp7.250. Selang beberapa minggu, harga premium kembali diturunkan menjadi Rp6.600 dan solar Rp6.400. 

Penurunan harga BBM ini tidak berlangsung lama, dua bulan berikutnya harga BBM kembali melambung tinggi, premium menjadi Rp7.300 dan Rp6.900 untuk solar. Selama satu tahun harga BBM mengalami kestabilan, namun di tahun berikutnya 2016 mengalami penurunan harga menjadi Rp6.500 untuk premium dan solar Rp5.150. 

Di April 2022, bensin jenis premium dihilangkan dan bensin jenis pertalite masuk ke dalam jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP). Sebelum terjadinya kenaikan harga BBM di September ini, pertalite dibanderol seharga Rp7.650 per liter dan pertamax di harga Rp12.500 - Rp13.000. Namun, kabar terbaru kenaikan BBM saat ini harga pertalite melejit hingga Rp10.000 per liter dan pertamax Rp17.300 per liter.  

Baca juga : 8 Tips Hemat Bahan Bakar Saat Berkendara

 

Nah, itu dia perubahan harga BBM dari masa ke masa. Tentu, dengan adanya kenaikan BBM ini Anda harus mulai menghemat bahan bakar. Selain menghemat bahan bakar, rutin melakukan servis dapat menjadi solusi untuk memastikan bahwa mesin mobil tetap dalam kondisi yang baik. Dengan melengkapi mobil Anda dengan layanan asuransi terbaik juga perlu untuk dilakukan. Asuransi Raksa memberikan kemudahan bagi Anda dalam berasuransi dengan produk Raksa Autocare Insurance. Sehingga apabila risiko yang tidak diinginkan terjadi, Anda tidak perlu merogoh kocek lebih banyak untuk melakukan perbaikan kendaraan.

Dengan produk unggulan Asuransi Raksa, Anda dapat melindungi mobil kesayangan Anda. Ditambah dengan kemudahan pembelian asuransi kendaraan bermotor melalui www.raksaonline.com dan berbagai kemudahan lain seperti layanan hotline service 24 Jam, layanan derek, serta REQS juga dapat Anda akses. Info lebih lanjut hubungi marketing kami via Whatsapp di 0857 76 600 600.

RaksaOnline.com Anytime Anywhere With Our Smile.
 

PT Asuransi Raksa Pratikara telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan

Artikel Terkait